Low Accuracy of Marketing Research Data: Some Issues in Validity Analysis

Academicians have been concerned about their research’s relevance to practice for so long (November, 2004). In marketing, thousands of marketing-oriented research are published in thousands of scientific journals. Almost in every article, we can find practical and academic contributions. However, marketing academic research and business practices are less connected (Hughes et al., 2018; Maiken, 1979; November, 2004). According to Quora (2017), the accuracy of marketing research data is only between 10 and 20%. The problem of marketing data precision is not only among academics but also among marketing practitioners. In the survey of 964 marketers and marketing data analysts, Johnson (2021) reported that as much as 41 percent of marketing analysts and 30% of marketing practitioners state a low trust in marketing reports. … read more

Meneliti Keputusan dan Intensi Perilaku

Mari kita mulai dengan judul penelitian ini: “Pengaruh bauran pemasaran terhadap keputusan memilih Silverqueen.” Sekilas tidak ada kesalahan dalam judul ini. Namun, jika  menelusuri lebih dalam, kita akan melihat kesalahan judul tersebut pada pemakaian konsep keputusan pada pembelian Silverqueen: Apakah konsumen mengambil keputusan dulu atau memilih secara spontan? Niat perilaku, konsep sentral untuk menentukan perilaku masa depan, juga diperlakukan  salah oleh banyak peneliti. Peneliti Indonesia banyak menulisnya sebagai keputusan dan minat beli. Intinya, banyak juga yang asal comot konsep  tanpa mempertimbangkan konteks perilaku yang diteliti. Para ilmuwan (misalnya: Ajzen, 2013; Gibbons, 2020; Gollwitzer, 1999; Heckhausen, 1991) telah menyuarakan masalah ini. Kata mereka, diperlukan konsep khusus bagi perilaku spesifik. Tulisan ini bermaksud menjelaskannya … read more

Teori Motivasi

Konsep motivasi mungkin setua peradaban itu sendiri. Kata ini atau padanannya hampir ada di setiap bahasa atau budaya. Namun, konseptualisasi dan penggunaannya dalam ekonomi tidak ada sampai bagian kedua abad kedua puluh, ketika para sarjana mulai mengembangkan prinsip-prinsip ekonomi optimasi sumber daya terbatas. Dalam perkembangannya, konsep motivasi tumbuh dalam berbagai bidang yang membutuhkannya, seperti dalam psikologi, ekonomi, manajemen, dan sosiologi … read more

Pendahuluan | Hull’s Drive Theory | Teori Motivasi Maslow | Lewin’s Field Theory | Rotter’s Social Learning Theory | Teori Motivasi Berprestasi Atkinson | Self-Determination Theory | Motivasi Intrinsik dan EkstrinsikMotivasi Mencoba | Approach and Avoidance Motivation | Achievement Goals Theory | Operasionalisasi Konsep Motivasi


Teori Stimuli-Organism-Response Masih Relevan?

Teori S-O-R (stimulus-organism-response) merupakan lanjutan dari teori S-R (stimulis-response). Teori S-R menyatakan bahwa stimuli yang datang dari lingkungan dapat menimbulkan respon berupa perubahan perasaan dan perilaku. Teori ini mudah dipahami, namun kekurangannya, ia tidak membuat pertimbangan dari sisi organisma. Teori S-R menganggap bahwa respon adalah reaksi otomatis mengikuti mekanisme ‘jika-maka’ sederhana: Jika S (stimuli datang dari lingkungan), maka respon Y (perubahan perasaan dan perilaku) akan terjadi. Teori S-O-R melakukan perbaikan dengan mengusulkan bahwa respon tergantung pada keadaan perasaan atau pikiran organisma saat menerima stimulus. Teori S-O-R awalnya adalah bagian dari psikologi lingkungan (general environmental psychology).  Mehrabian dan Russel (1974) membawanya ke ranah perilaku konsumen dengan pertimbangan bahwa rangsangan … read more


Analisis Situasi, Penentuan Sasaran, Lembar Kerja SWOT dan Perumusan Strategi

“Hence the saying: If you know the enemy and you know yourself, your victory will not stand in doubt; if you know Heaven and you know Earth, you may make your victory complete.”

Sunt Tzu – The Art of War

“Siapa anak muda tadi? Panggil dulu dia ke sini, saya ingin bertukar salam, ada yang istimewa padanya”, pinta Kagenori, guru besar perguruan militer Obata kepada murid kesayangannya Shinzo dari pembaringan dekat jendela puri utama perguruan militer Obata.

“Oh, anak muda berpakaian rombeng tadi? Apa istimewanya?” sahut Shinzo datar.

“Memang aku tidak mendengar tadi berbicara denganmu. Tidak juga jelas wajahnya karena aku memandang dari jauh. Tetapi, cara dia masuk gerbang sangat mengesankan. Sebelum masuk, dia berhenti sebentar di mulut gerbang. Dia mengamati keadaan di dalam perguruan. Tata letak bangunan. Ketinggian tanah. Sepertinya dia membayangkan dari mana datangnya serangan jika ada dan ke mana harus meloloskan diri. Kemampuan menilai situasi itulah intinya Shinzo. Dia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki samurai biasa … read more

Pengertian dan Pengukuran Nilai Pelanggan

Semua keputusan pemasaran dimaksudkan untuk menciptakan superior customer value. Seperti dikatakan Wenstein (2018):

“Superior customer value is a state-of-the-art guide to designing, implementing, and evaluating a customer value strategy in service, technology, and information-based organizations.”

Pertanyaannya, apa itu customer value (nilai pelanggan)? Kita akan temukan beragam pengertian, termasuk istilah yang digunakan, seperti customer value, customer-delivered value, dan perceived value. Namun, apapun definisi dan istilah yang digunakan, semua mengarah pada poin yang sama.

Nilai (value) adalah konsep yang sangat populer dalam berbagai bidang ilmu. Dalam bidang ekonomi nilai dikenal sebagai utilitas (utility), yakni kegunaan produk bagi konsumen. Dalam pemasaran nilai dianggap sebagai alasan konsumen membeli produk (reasons to buy).

Konsep Nilai dalam PemasaranSumber Nilai Pelanggan | Performance-Importance MatrixValue-MapHirarki Nilai | Menghitung Perceived Value

Strategi Korporasi

Strategi korporasi memperjelaskan pada bisnis apa perusahaan berkompetisi, terutama dalam kaitan dengan sumberdaya yang diperlukan untuk menciptakan keunggulan bersaing.  Cravens dan Piercy (2006) juga menyatakan  strategi korporasi sebagai keputusan-keputusan yang dibuat oleh manajemen puncak dan terdiri dari penentuan cakupan dan tujuan bisnis, sasaran-sasarannya, dan inisiatif-inisiatif serta sumber-sumber daya yang diperlukan untuk mencapai  … read more

Segmentasi, Targeting, and Positioning

Tahun 1944. Jerman yakin betul bahwa pasukan Sekutu akan menyerbu daratan Eropa tidak lama lagi.  Hanya saja mereka tidak tahu kapan dan di mana Pasukan Sekutu mendaratkan pasukannya.  Garis pantai wilayah Perancis, yang waktu itu diduduki Jerman, yang menghadap selat Inggris sangat panjang.  Dalam logika militer mana pun tidak mungkin Sekutu mendaratkan pasukan … read more

Persepsi, Citra, Asosiasi dan Posisi Merek

Persepsi adalah gambaran (meaningful picture) individu tentang suatu objek (Schifman dan Kanuk, 2007; Solomon, 2007). Citra (image) adalah persepsi yang sudah terbentuk dan bertahan lama (long lasting perception) dan dimiliki publik tentang suatu objek (berupa perusahaan atau merek) (Kotler dan Keller, 2016). Citra tersebut digambarkan sebagai asosiasi antara objek dengan sesuatu (Aaker 1991; 1996). Sebagai contoh, A, seorang artis  dinilai berperilaku buruk oleh publik hanya karena yang bersangkutan terlibat dalam pembuatan video porno. Citra A dapat dinyatakan sebagai asosiasi antara A dengan video porno.

Pertanyaannya, apakah A hanya memiliki reputasi buruk? Tentu tidak. Dia memiliki segudang sifat lain yang luput dari perhatian publik. Demikian juga citra merek. Tidak semua aspek tentang merek terwakili, hanya aspek tertentu. Aspek-aspek merek yang mendapat sorotan itulah yang dinamakan asosiasi merek.

Posisi merek (brand position) termasuk citra merek juga, namun bukan sembarang citra. Brand position adalah citra yang positif, berbeda, jelas dan menjadi sumber competitive advantage Brand position juga merupakan asosiasi eksklusif dengan suatu merek. Misalnya,  minuman pengganti ion tubuh asosiatif dengan Pocari Sweat. Minuman lain dengan manfaat sama, misalnya Fatigon Hydroplus, tidak bisa memiliki asosiasi itu karena karena sudah dikuasai oleh Pocari Sweat. Untuk itu, sebuah merek harus menciptakan asosiasi baru melalui diferensiasi … read more

Mengelola Merek

Selama ini hubungan antara segmentasi, targeting dan positioning dan marketing mix adalah hubungan linier langsung. Artinya, setelah positioning dirumuskan, maka perusahaan merancang produk, harga, saluran distribusi dan promosi berdasarkan positioning tersebut. El-Ansary (2006) memberikan pandangan berbeda. Ia menyatakan bahwa penjabaran brand position ke dalam program pemasaran (marketing mix) perlu dimediasi oleh branding strategy.

Untuk keperluan ini El-Ansary (2006) mengartikan branding strategy sebagai pemberian nama pada produk untuk memperoleh identitas, mengembangkan makna dan memproyeksikan citra yang kondusif untuk membangun ekuitas merek (naming the offer to gain an identity, evolve meaning, and project an image conducive to building brand equity).  Misalnya, sebuah majalah yang diposisikan sebagai majalah wanita, memerlukan nama merek berbau wanita untuk memperkuat posisi tersebut.

Logika pendukung lain berasal dari Kates dan Goh (2003) serta Merilles dan Miller (2010). Kenapa branding strategy dikaitkan dengan segmentasi, menurut mereka,  makna merek dapat berbeda bagi segmen yang berbeda.  Oleh karena itu, apabila dimaksudkan untuk menciptakan citra dan bukan sekedar member nama merek (Stern, 2005), branding strategy harus diarahkan pada pasar sasaran tertentu dalam mana citra itu terbentuk … read more

Pengertian Merek | Manfaat Merek yang Kuat | Memilih Elemen-elemen Merek | Mendesain Pemasaran Holistik | Menciptakan Asosiasi Sekunder | Strategi Pemberian Merek | Brand Extension

Strategi Produk

Bihun adalah bihun. Tetapi, bihun yang satu ini mampu membuat kegaduhan nasional awal Agustus 2016.  Bukan rasa atau kualitas bihunnya yang bikin heboh, akan tetapi merek dan label kemasannya. Namanya saja Bikini. Walaupun dikesankan sebagai singkatan dari “bihun ke kinian”, nama ini didentik engan pakaian minim yang biasa dipakai perempuan berenang. Produk ini juga menggunakan gambar badan perempuan seksi … read more

Manajemen Harga: Teori dan Praktek

Perhatian pada nilai konsumen akhir-akhir ini semakin besar. Nilai  dipercaya menjadi sumber utama keunggulan bersaing, bahkan sebagai kunci sukses  perusahaan untuk bertahan dalam jangka panjang (Khalifa, 2004; Kotler dan Keller, 2018).  Pasar bukanlah ruang hampa tetapi terisi oleh perusahaan-perusahaan yang bersaing satu sama lain memperebutkan konsumen melalui tawaran nilai (Seige, Cagusvil dan Phelan, 2007).  Harga adalah komponen  penting nilai.  Harga menentukan competitive framework, yaitu sekumpulan merek dengan mana merek kita bersaing … read more

 

Strategi Layanan

Dalam bahasa Inggris kita memakai service. Dalam bahasa Indonesia Indonesia untuk maksud yang sama kita kenal jasa, layanan, atau servis.  Kalau akhir pencapaian pemasaran adalah memperoleh keuntungan melalui kepuasan konsumen, maka kata ’layanan’ lebih tepat dipakai.  Dengan demikian, posisi perusahaan adalah ’melayani’, sebuah … read more

Place: Dulu, Kini dan Nanti

Setelah produk selesai diproduksi, persoalan berikutnya adalah bagaimana menyampaikan produk kepada konsumen. Konsep  Place dalam bauran pemasaran berkenaan dengan proses membuat produk tersedia dalam kualitas, kuantitas, waktu, lokasi, dan display yang tepat sehingga perusahaan memperoleh respon yang diinginkan dari konsumen.  Seperti dikatakan Kotler dan Keller (2016): “The concept of place refers to the process of making product available at the right place, quality, quantity, and time when the customer want to buy it. Bersama  suply chain management, distribusi dapat menghasilkan diferensiasi dan keunggulan bersaing (Ferrel et al. 2002).

Komunikasi Pemasaran Terpadu

Tidak cukup  menciptakan produk yang baik (product), menetapkan harga menarik (price), membuat produk tersedia saat konsumen menginginkannya (place), perusahaan juga perlu mengomunikasikan produk kepada konsumen, terutama nilai yang ditawarkan atau yang menjadi alasan bagi konsumen untuk membelinya (appeals).  Banyak produk tidak diterima karena citra lemah di mata konsumen, sekalipun sesungguhnya kualitasnya bagus karena komunikasi pemasaran yang tidak efektif.

Promosi sebagai Komunikasi Pemasaran Terpadu | Mendesain Komunikasi Pemasaran Efektif | Periklanan | Personal Selling | Public Relation | Sales Promotion | Event and Experience | Database, Direct Marketing, Online, Social Media Marketing, and Mobile Marketing | Word-of-Mouth Communication | Integrated Marketing Communication


Strategi Pemasaran untuk Berbagai Situasi

Situasi yang dihadapi perusahaan tentu sangat beragam dan unik.  Namun, dengan intelijensi pemasaran, perusahaan seharusnya dapat memperkirakan perubahan situasi, sekaligus menyiapkan pilihan strategi untuk setiap situasi.  Dengan demikian, perusahaan tidak bisa tergantung pada satu strategi saja. Perusahaan harus menyiapkan beberapa strategi sekaligus. Masing-masin strategi diterapkan pada situasi yang bebeda … read more

About Multivariate Analysis

Berdasarkan banyaknya variabel yang dilibatkan, analisis dapat dibagi menjadi tiga tingkatan.  Bila hanya ada satu variabel yang dilibatkan, namanya adalah analisis univariate (Zikmund et a.. 2013).  Misalnya, analisis tingkat kepuasan konsumen terhadap Indomie. Kalau ada dua variabel yang dilibatkan, dinamakan analisis itu analisis bivariat.  Misalnya, analisis pengaruh antara jumlah anggota keluarga (variabel 1) dengan tempat berlibur yang dipilih (variabel 2).  Kalau lebih dari dua variabel … read more

Multidimension Scaling

PERSEPSI adalah suatu proses, dengan mana seseorang menerima, menyeleksi dan menginterpretasi stimuli untuk membentuk gambaran yang menyeluruh dan berarti tentang dunia (Schiffman & Wisenblit, 2005).  Proses persepsi itu berlangsung dalam benak konsumen. Jadi sifatnya abstrak.  Sekali pun individu pemersepsi dapat memberikan deskripsi, tetapi persepsi yang kita tangkap, tidaklah objektif, melainkan subjektif.  Walaupun persepsi sulit diukur secara pasti karena sifatnya yang abstrak, para ahli tetap berusaha untuk memperoleh gambaran persepsi seseorang tentang … read more

Regresi Linier Berganda

Regresi berganda merupakan alat statistik yang dapat digunakan untuk membangun model untuk memrediksi suatu keluaran (outcome) (Higgins, 2005). Menurut Simon (2003), regresi untuk tujuan prediksi adalah yang paling bermanfaat, namun regresi untuk tujuan ini sedikit.  Kebanyakan regresi digunakan untuk memeriksa apakah terdapat hubungan signifikan antara Y dengan satu atau lebih predikor … read more
Pendahuluan | Asumsi KlasikUji Normalitas | Uji Homoscedasticity | Uji Multikolinearitas | Uji Otokorelasi | Uji F | Uji T | Tingkat Kepentingan Prediktor

Validitas dan Reliabilitas

Analisis validitas adalah sebuah pengujian untuk mengetahui apakah kita mengukur apa yang mau diukur. Yang mau diukur memiliki dua aspek. Pertama adalah criterion validity, yaitu apakah data yang dihasilkan menggambarkan karakteristik yang diukur? Dengan kata lain, apakah data-data yang dihasilkan benar? Aspek kedua adalah construct validity, yaitu sejauh mana tes atau instrumen mampu mengukur konsep, sifat, atau entitas teoretis lainnya. Reliabilitas adalah sebuah tingkat yang menyatakan apakah sebuah instrumen atau tes (uji) akan menghasilkan data yang sama apabila pengukuran dilakukan berulang-ulang.

  1. Latar Belakang
  2. Dasar Teori
  3. Criterion Validity
  4. Construct Validity
  5. Content Validity
  6. Face Validity
  7. Convergent Validity
  8. Confirmatory Factor Analysis
  9. Discriminant Validity
  10. Reliability Analysis
  11. Validity versus Reliability

Regresi Linier Berganda dengan Variabel Kualitatif

Pemikiran awal tentang regresi berganda menyatakan bahwa variabel dependen dan variabel-variabel independen merupakan variabel metrik.  Masalahnya, bagaimana kalau variabel-variabel independen campuran metrik dan non-metrik? Ternyata tidak jadi masalah read more

Analisis Diskriminan

ANALISIS diskriminan mirip dengan regresi linier berganda (multivariabel regression).  Bedanya, analisis diskriminan adalah teknik dipakai kalau variabel dependen kategoris (maksudnya kalau menggunakan skala ordinal ataupun nominal) dan variabel independent menggunakan skala metrik (interval dan rasio).  Sedangkan dalam regresi berganda, variabel dependen harus metrik, sedangkan variabel independen bisa metrik, bisa pula non-metrik. Sama seperti regresi berganda, dalam analisis diskriminan, variabel dependen hanya satu, sedangkan variabel independent banyak (multiple). Misalnya, variabel dependen adalah pilihan merek mobil: Kijang, Kuda dan Panther.  Variabel independen adalah rating setiap merek pada sejumlah atribut yang memakai skala 1 sampai 7. Karena memiliki variabel dependen dan independen, analisis diskriminan dapat digolongkan sebagai dependence technique ... read more

Correspondence Analysis

Teknik-teknik membuat perceptual map umumnya membutuhkan data metrik (minimal interval).  Pertanyaan, bagaimana kalau data-data kita kategorikal (nominal ataupun ordinal)?  Perceptual map dapat dibuat dengan analisis korespondensi (correspondence analysis, disingkat CA). Dalam MDS perceptual map dibangun dengan menggunakan kemiripan atau kesamaan (similarity).  Dalam CA, bagaimana perceptual map dibangun? Kita ketahui ada dua ukuran similarity, yaitu asosiasi (association) dan jarak (distance).  Kita ketahui pula kedua ukuran tersebut memerlukan  data metrik.  Bagaimana memperoleh similarity dalam CA yang datanya non-metrik?  … read more

Analisis Faktor

Analisis faktor menganalisis kombinasi linier antar variabel. Analisis faktor  tergolong interdependence technic, sebagaimana analisis klaster dan multidimension scaling. Status semua variabel sama, tidak ada variabel independen dan dependen, sebagaimana pada dependence technics, seperti regresi. Apabila dalam sejumlah besar variabel terdapat multikolinearitas, dapatlah kita mencurigai adanya sejumlah faktor dalam data kita.  Faktor disebut juga variabel laten. Konstruk dapat berupa variabel laten yang dinobatkan … read more

 

Analisis Klaster

Teknik ini dimasukkan dalam multivariat, akan tetapi, konsep variat (variate) dalam teknik ini berbeda dari konsep variat teknik-teknik multivariat lainnya.  Kalau pada teknik-teknik lain variat diartikan sebagai kombinasi linier berbagai variabel,  dalam analisis klaster, variat diartikan sebagai sejumlah variabel – yang dianggap sebagai karakteristik – yang dipakai untuk membanding sebuah objek dengan objek lainnya.  Jadi, dalam analisis klaster, tidak dilakukan pencarian nilai variat secara empiris, sebagaimana pada teknik-teknik multivariat lainnya … read more

Metoda Ilmiah: Dari Teori sampai Kerangka Pemikiran

Banyak pengertian sains. Secara umum, sains dapat diartikan sebagai penjelasan atas sesuatu yang  dibuktikan melalui pengamatan dan eksperimen yang dapat dikonfirmasi oleh ilmuwan lain. Penjelasan yang tidak dapat didasarkan pada bukti empiris bukanlah bagian dari ilmu pengetahuan (National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine, 1999). Sains dapat pula diartikan sebagai kumpulan pengetahuan yang dikembangkan melalui … read more

Pendahuluan | Teori | Konsep | Konstruk | Definisi | Variabel | Preposisi dan Hipothesis |  Model Teoritis | Kerangka Pemikiran

Membuat Kuesioner

Kusioner adalah instrumen pengumpulan data yang dipakai dalam riset berbasis wawancara. Kualitas data tergantung pada kualitas pertanyaan. Contoh berikut ini adalah pertanyaan yang menghasilkan data tidak berkualitas. “Sebagai warga negara Indonesia yang cinta tanah air, bagaimana sikap anda terhadap kampanye ‘Aku Cinta Produk-produk Indonesia?”  Apabila pertanyaan ini diajukan, sebagian besar responden akan menyatakan sikap positif.  Padahal, kenyataannya penduduk Indonesia, cenderung berorientasi barang-barang impor (import-minded), terutama kalangan mampu … read more

Pengukuran dan Skala Instrumen Riset Sosial

Kalau ingin mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan para salesman, maka salesman kita posisikan sebagai satuan analisis, yang disebut juga subjek penelitian. Dari subjek penelitian tersebut, yang kita mau ukur adalah karakteristik yang relevan dengan keberhasilan menjual, misalnya usia, pengalaman kerja, jumlah menelepon per hari dan lain-lain. Semua itu dapat  diukur langsung … read more

All about Mean Diferences

Banyak pengujian dilakukan berdasarkan perbedaan rata-rata. Sebuah sederhana: Adakah perbedaan nilai rapor anak yang malas, rajin, dan sangat rajin? Pertanyaan ini dijawab dengan membandingkan rata-rata nilai rapor ketiga kategori tersebut dengan ANOVA.

ANOVA | ANCOVA | MANOVA | MANCOVA | Repeated Measures ANOVA | Repeated Measures ANCOVA | Repeated Measures MANOVA | Repeated Measures MANCOVA

Antara Temuan dan Hasil dalam Penelitian: Menuju Karya Ilmiah Berkualitas

Beberapa hari lalu saya menjadi salah satu penguji ujian disertasi mahasiswa program doktor program studi manajemen. Bersama saya ada tujuh dosen penguji. Setelah ujian dibuka oleh pimpinan sidang, ujian dilanjutkan dengan presentasi mahasiswa untuk menyampaikan hasil penelitiannya secara ringkas dalam waktu lima belas menit dan paling lama dua puluh menit. Presentasi berjalan lancar hingga waktu yang disediakan habis. Selanjutnya ujian diteruskan dengan tanya jawab dengan para penguji yang rata-rata dosen senior. Satu demi satu pertanyaan penguji dapat dijawab dengan baik dan mahasiswa tampak menguasai materi yang ditulis. Persoalan muncul ketika sampai penguji ketiga yang menanyakan tentang temuan dan hasil penelitian. “Apa temuan dan hasil penelitian saudara?” tanya seorang penguji senior … read more

Menulis Latar Belakang Riset Akademik

Latar belakang masalah penelitian akademik berisikan masalah yang membutuhkan penjelasan, yang menjadi alasan kenapa (why) penelitian dilakukan untuk menjelaskannya.  Masalalah dimaksud bisa berupa  fenomena yang belum dijelaskan sepenuhnya, keraguan … read more

Perumusan Masalah Penelitian

Rumusan masalah adalah pertanyaan-pertanyaan penelitian yang perlu di jawab (Mattick et al, 2018; Patricia, 2010), dengan mana peneliti dapat menjelaskan latar belakang masalah. Perumusan masalah penelitian memerlukan kemampuan teoritis serta pengetahuan tentang konteks masalah … read more