Trustor dan Trustee

Trustor adalah individu, sedangkan Trustee bisa berupa individu atau seseorang, organisasi, institusi, dan sistem (Nooteboom, 2011). Karena itu, kepercayaan memiliki sifat multilevel berdasarkan tingkatan Trustee: individu, kelompok, institusi dan masyarakat. Dalam sebuah hubungan, bisa terjadi beberapa tingkat kepercayaan.  Misalnya, dalam hubungan antar institusi terdapat interpersonal trust dan institutional trust (Fulmer & Dirks, 2018).

Berdasarkan siapa Trustee, Knight dan Chervany (1996) membagi kepercayaan ke dalam tiga kategori utama: impersonal/structural, dispositional, dan personal/interpersonal. Pada kategori impersonal/structural, menurut Knight dan Chervany (1996), kepercayaan Trustor didasarkan pada struktur sosial atau kelembagaan Trustee, bukan pada orang, atau atribut pribadi trustee. Karena itu, dalam kategori ini, pemicu kepercayaan berupa karakteristik orang (misalnya kepribadian) tidak berlaku. Yang berfungsi adalah karakteristik objek kepercayaan itu, yang bisa berupa lembaga (Knight & Chervany, 1996), seperti informasi (Atele-Williams & Marsh, 2023), technology (Szumski, 2020; Taddeo, 2010), sistem (Vries, 2005), innovation (Dovey, 2009; Mitcheltree, 2021), merek (Munuera-Aleman et al., 2003) dan financial market (Basaran & Bagheri, 2020).

Pada kategori dispositional, kepercayaan ditinjau berdasarkan atribut kepribadian pemercaya (Knight & Chervany, 1996), yang terkait dengan kecenderungan seseorang untuk percaya (propensitity to trust) (Rotter, 1980). Maksudnya, ada orang percaya karena punya kecenderungan mudah percaya. Dalam kategori personal, menurut Knight dan Chervany (1996), seseorang memercayai orang, orang-orang, atau sesuatu dalam situasi spesifik. Artinya, yang mempercayai adalah satu orang, dan kepercayaan diarahkan kepada satu orang, sekelompok orang atau sesuatu (misalnya merek).

Apabila di antara trustor dan trustee ada kepercayaan timbal-balik atau saling percaya, menurut Knight dan Chervany (1996), tipe kepercayaan adalah interpersonal atau reciprocal trust (Carr, n.d.; Hancock et al., 2023). Aspek timbal-balik (reciprocity) dan bukan timbal balik (non-reciprocity) kepercayaan disebut Carr (n.d.) sebagai bentuk kepercayaan (forms of trust). Selain bentuk, kepercayaan juga memiliki tipe (types of trust) jenis (kind) (kind of trust) dan tingkat (degree of trust).

Nilai Relasi S dan T

Dasar bagi hubungan kepercayaan (trust relationship) antara pemercaya (S) dan tindakan (X) yang dipercaya untuk dilakukan oleh yang dipercaya (T) adalah nilai hubungan (Carr, 2014). Ilustrasinya begini. Nomi, seorang ibu bekerja, meminta Sammy untuk menjaga rumahnya selagi ia bepergian ke luar negeri. Untuk itu, Nomi memberikan Sammy  sejumlah imbalan.  Nomi berharap, dengan penjagaan Sammy, barang-barangnya tidak ada yang hilang dan rumahnya rapid dan bersih. Nilai hubungan percaya dalam cerita ini adalah seberapa penting barang tidak hilang, rumah bersih dan rapi bagi Nomi. Semakin tinggi nilainya, semakin tinggi nilai hubungan kepercayaan antara Nomi dan Sammy dan semakin besar imbalan yang diberikan Nomi kepada Sammy. Misalkan Nomi menggaji Sammy sebesar Rp 2.000.000 untuk menjaga rumahnya. Maka, nilai “barang tidak hilang, rumah bersih dan rapi” harus lebih dari Rp 2.000.000.

You may want to read

  1. Pengertian Kepercayaan
  2. Kepercayaan sebagai Konsep Multidimensi
  3. Faktor-faktor Pembentuk Kepercayaan
  4. Tipe-tipe Kepercayaan
  5. Trust, Distrust, dan Mistrust
  6. Trust dan Trustworthiness

Referensi

  1. Atele-Williams, T., & Marsh, S. (2023). Information trust model. Cognitive Systems Research, 80, 50–70. https://doi.org/10.1016/j.cogsys.2023.02.004
  2. Basaran, B., & Bagheri, M. (2020). The Relevance of “Trust and Confidence” in Financial Markets to the Information Production Role of Banks. European Journal of Risk Regulation, 11(3), 650–666. https://doi.org/10.1017/err.2020.52
  3. Carr, L. J. (n.d.). Trust – distinguishing forms, kinds, and degrees: I [Academic paper]. Philosophy Department Rivier University. Retrieved June 15, 2024, from https://www2.rivier.edu/faculty/lcarr/Trust%20-%20distinguishing%20kinds,%20forms%20and%20degrees.%20Part%20I.pdf
  4. Dovey, K. (2009). The role of trust in innovation. The Learning Organization, 16(4), 311–325. https://doi.org/10.1108/09696470910960400
  5. Fulmer, A., & Dirks, K. (2018). Multilevel trust: A theoretical and practical imperative. Journal of Trust Research, 8(2), 137–141. https://doi.org/10.1080/21515581.2018.1531657
  6. Hancock, P. A., Kessler, T. T., Kaplan, A. D., Stowers, K., Brill, J. C., Billings, D. R., Schaefer, K. E., & Szalma, J. L. (2023). How and why humans trust: A meta-analysis and elaborated model. Frontiers in Psychology, 14, 1081086. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1081086
  7. Knight, H. D., & Chervany, N. L. (1996). The Meanings of Trust. Carlson School of Management University of Minnesota. https://www.academia.edu/26734531/The_Meanings_of_Trust
  8. Mitcheltree, C. M. (2021). Enhancing innovation speed through trust: A case study on reframing employee defensive routines. Journal of Innovation and Entrepreneurship, 10(1), 4. https://doi.org/10.1186/s13731-020-00143-3
  9. Munuera-Aleman, J. L., Delgado-Ballester, E., & Yague-Guillen, M. J. (2003). Development and Validation of a Brand Trust Scale. International Journal of Market Research, 45(1), 1–18. https://doi.org/10.1177/147078530304500103
  10. Nooteboom, B. (2011). The Dynamics of Trust: Communication, Action and Third Parties. Comparative Sociology, 10(2), 166–185. https://doi.org/10.1163/156913311X566553
  11. Rotter, J. B. (1980). Interpersonal trust, trustworthiness, and gullibility. American Psychologist, 35(1), 1–7. https://doi.org/10.1037/0003-066X.35.1.1
  12. Szumski, O. (2020). Technological trust from the perspective of digital payment. Procedia Computer Science, 176, 3545–3554. https://doi.org/10.1016/j.procs.2020.09.032
  13. Taddeo, M. (2010). Trust in Technology: A Distinctive and a Problematic Relation. Knowledge, Technology & Policy, 23(3–4), 283–286. https://doi.org/10.1007/s12130-010-9113-9
  14. Vries, P. (Peter) D. (2005). Trust in systems:effects of direct and indirect information. Technische Universiteit Eindhoven. https://doi.org/10.6100/IR583496