Structural Equation Modelling

 

Teknik ini memainkan berbagai peran analisis, yaitu persamaan simultan, analisis kausal linier, analisis lintasan (path analysis), analisis mediasi dan moderasi, sekaligus analisis faktor konfirmatori.  Berbeda dari regresi yang menggunakan variabel teramati, SEM menggunakan variabel laten, sehingga sangat bermanfaat untuk memeriksa hubungan antar konstruk (variabel laten).

Manfaat lain SEM adalah kemampuannya untuk memeriksa hubungan kausal berberapa variabel laten sekaligus. Namun, untuk mencapai tujuan itu, diperlukan dasar teori yang kuat serta variabel-variabel pengamatan yang valid. Di sini pula kelebihan SEM. Kalau selama ini analisis validitas cukup menggunakan korelasi Pearson, maka dalam SEM digunakan factor loading, yang merupakan korelasi antara variabel teramati dengan common variance variabel laten.  Error variance juga diperhitungkan agar tidak melebihi varian yang diekstrak (variance extracted).

Ada tiga model dalam SEM, yaitu model pengkuran, model struktural, dan model lengkap. Ada dua jenis variabel, yaitu variabel pengamatan (observed variables) dan variabel laten (latent variables). Terdapat dua jenis kesalahan (error), yaitu kesalahan pengukuran (measurement error) dan …. Read more