Cara Menulis Daftar Referensi Online

Bilson Simamora

First published: July 12, 2018, last updated: July 30, 2018.

Daftar pustaka atau daftar referensi berisikan naskah-naskah tercetak, tersimpan dalam bentuk media digital ataupun tersedia online dari mana peneliti mengambil suatu teori atau pernyataan. Banyak cara menulis daftar pustaka, namun dua cara di antaranya yang paling banyak dipakai di dunia adalah American Psychological Association (APA) dan Modern Languange Association (MLA).  Anda dapat mempelajari langsung cara menulis daftar pustaka pada berbagai situs online yang memuat kedua cara tersebut. Namun, situs Bilson Simamora Marketing and Research Center (BMRC) ini memuatnya untuk mempermudah pengunjung mempelajarinya karena untuk sumber yang berifat online, pengunjung dapat mengakses langsung sumber dimaksud.

MODEL APA

Mengutip video di Youtube

Misalkan dalam tubuh tulisan kita mengutip penyataan petinju Michael Douglas dalam video postingan Sweetfight dari youtube.com ini. Begini paragraf tulisan kita:

Achievement as gift has escaped so far from researchers’ attention, while in fact, there are many occurrences where one’s achievement is devoted to the beloved ones.  For example, as shown by Sweetfights (2015), in an interview shortly after took heavy weight championship from  Mike Tyson,  James  Douglas  said:  “… Dad, this is for you. I love you …” (1:06:11).

Ini video yang dikutip itu:

Maka cara membuat daftar pustakanya adalah:

Douglas, J. (2013). “… Dad, this is for you. I love you …” (1:06:11). In Sweetfight. (2013). Mike Tyson KO’d knocked out  by   James   Buster   Douglas   KO [Video Youtube].   Diakses melalui https://www.youtube.com/watch?v=9thIYw6yirY &spfreload=10, 30 September 2017.

Mengutip Komentar pada Sebuah Konten website

Komentar pada sebuah konten website dapat dijadikan referensi, terutama apabila komentar tersebut berasal dari orang yang terpercaya atau kalau kita jadikan komentar tersebut sebagai data, sebagaimana dalam penelitian kualitatif.

Paragraf berikut ini berasal dari sebuah tulisan yang membahas sepeda motor Kaisar Ruby:

Para pembeli Ruby bukan tidak menyadari adanya aspek tidak etis apabila asal mengganti label merek motor itu dengan label Harley Davidson. Seperti dikatakan Siswanto pada TMCblog (2011, 4 November) berikut ini:

“agn agan saya sarankan beli kaisar rubby enggak bakal rugi saya sudah pakai dan sampai saat ini orang tetap menyanggka itu motor Hd karna knalpot sudah ganti limbah Hd sama lambang kaisar yg di bawah mesir sudah saya gangi sama punya hd yg lain masih orsinil dikit robah kan enggak dosa orang yg melihat biar berpikir sendiri hd apa bukan hed he he he saya tdk gabung di club hanya nitmati sendiri saja tapi ok tuh”.

Komentar tersebut dibuat tanggaL 4 November 2014 menanggapi artikel berjudul Moge alternatif: Ruby Kaisar 250 CC pada www.tmcblog.com. Dalam penulisan referensinya, aspek-aspek berikut ini harus terjawab:

Siapa. Sebutkan nama orang yang memberikan komentar.
Kapan. Tanggal komentar dibuat (bukan tanggal blog dipublikasikan).
Apa. Gunakan Re: lalu diikuti judul artikel.
Dimana. Tunjukkan link artikel yang dikomentari serta tanggal anda mengunjunginya.

Penulisan referensinya adalah sebagai berikut:

Siswanto. (2011, 4 November). Re: Moge alternatif: Ruby Kaisar 250 CC (literally) [Komentar blog].  http://tmcblog.com/?s=moge+alternatif &searchbutton=go%21, May 26, 2015.

Mengutip Instagram

Sebagai media sosial, Instagram juga dapat dijadikan sebagai sumber referensi. Yang dapat dikutip adalah pernyataan, video atau foto atau komentar follower-nya.  Namun, perlu diingat agar foto, pernyataan atau komentar yang dikutip adalah yang relevan dan sedapat mungkin berasal dari orang yang dapat dipercaya. Misalnya, kalau kita ingin tahu berapa jumlah bendungan di Indonesia yang dibangun dari tahun 2014 sampai Juli 2018, maka postingan akun Jokowi, yang nama sebenarnya adalah Joko Widodo, yaitu Presiden Republik Indonesia, dapat dijadikan sebagai referensi.

Ini link-nya.

Mengutip Video Instagram

Apabila kita mengutip video dari Instagram, maka informasi berikut ini harus ada:

  1. Nama akun
  2. Judul atau deskripsi video
  3. Nama kontributor lain (kalau ada)
  4. Tanggal video dipublikasikan
  5. Tanggal video diakses
  6. URL atau video

Video pada link ini:

  1. Nama akun: @jokowi. Walaupun kita tahu ini adalah akun presiden Joko Widodo, kalau nama aslinya tidak tercantum, maka kita cukup tulis nama akunnya (username). Sebaliknya, kalau nama asli tercantum, tulislah nama asli dan username.
  2. Judul atau deskripsi video: 2 Musim, 65 bendungan. Judul ini bisa dibuat di awal video, bisa juga dideskripsikan pemilik akun di luar video. Kadang judul tidak ada. Kalau tidak ada, maka kita dapat membuat sendiri judul sesuai isi video.
  3. Nama kontributor lain (kalau ada): –
  4. Tanggal video dipublikasikan: Informasi tentang tanggal ada pada tulisan ‘6 DAYS AGO’ yang artinya enam hari yang lalu. Karena video diakses tanggal 30 Juli 2018, maka video dipublikasikan enam hari sebelumnya, yaitu tanggal 24 Juli 2018.
  5. Tanggal video diakses: 30 Juli 2018.
  6. URL video: https://www.instagram.com/p/Blkr0sgFQ4T/?hl=en&taken-by=jokowi.

Berdasarkan informasi tersebut, maka penulisan dalam daftar referensi adalah:

Widodo, Joko [@jokowi]. (2018, 24 Juli). 2 Musim, 65 Bendungan [Video Instagram]. Diakses melalui https://www.instagram.com/p/Blkr0sgFQ4T/?hl=en&taken-by=jokowi, 30 Juli 2018.

Mengutip Foto Instagram

Dalam mengutip foto Instagram, informasi berikut ini harus tampil pada daftar referensi:

  1. Nama akun atau pemilik akun Instagram
  2. Judul foto atau deskripsi foto.
  3. Nama kontributor lain
  4. Tanggal foto dipublikasikan pada Instagram
  5. Tanggal foto diakses
  6. URL foto.

Misalkan kita sedang menuliskan cara tepat menggendong bayi baru lahir dengan menggunakan foto dari akun dokter Nomi Irena Putri Simamora (@nomisimamora) sebagai referensi. Ini link-nya.

Informasi yang kita peroleh dari akun Instagram:

  1. Nama akun atau pemilik akun Instagram: Nomi Irene Putri Simamora atau @nomisimamora
  2. Judul foto atau deskripsi foto: Tidak ada, jadi kita buat sendiri dengan mendeskripsikan foto itu. Judulnya adalah sesuai foto adalah: Cara Tepat Menggendong Bayi Baru Lahir
  3. Nama kontributor lain: Tidak ada
  4. Tanggal foto dipublikasikan pada Instagram: 14 Mei 2018
  5. Tanggal foto diakses: 30 Juli 2018
  6. URL foto: https://www.instagram.com/p/BiwRut-ATqF/?hl=en&taken-by=nomisimamora

Penulisan dalam daftar referensi menurut APA style adalah sebagai berikut:

Simamora, N.I.P [@nomisimamora]. (2018, 14 Mei). Cara Tepat Menggendong Bayi Baru Lahir [Foto Instagram]. Diakses melalui https://www.instagram.com/p/BiwRut-ATqF/?hl=en&taken-by=nomisimamora, 30 Juli 2018.

Mengutip Facebook

Penulisan pengutipan Facebook dalam daftar referensi sama saja pengutipan Instagram.  Kita dapat mengutip status, foto, video dan komentar atas status, foto atau video.  Namun, kita jangan asal mengutip, status, foto, video dan komentar atas status, foto atau video dimaksud harus memiliki nilai ilmiah bagi karya tulis kita dan sumbernya dapat dipercaya.

Mengutip Status Halaman Facebook (Facebook Page)

Misalkan dalam karya ilmiah anda menyatakan bahwa target emas Indonesia di Asian Games adalah 16 emas. Sebagai sumber data anda gunakan pernyataan Presiden Joko Widodo di Akun page Facebook-nya. Ini link-nya dan ini yang dikutip:

Dalam daftar referensi, aspek-aspek berikut ini harus tercantum:

  1. Siapa (who):  Joko Widodo (status presiden tidak perlu dicantumkan), user name: @jokowi.
  2. Kapan (when) status dibuat: 27 Agustus 2018.
  3. Apa (what) yang disampaikan: Kalau ada judul, kutip judulnya.  Kalau tidak ada, seperti status Jokowi Widodo di atas, kutip pernyataannya (maksimum 40 kata).
  4. Di mana (where): Berikan URL-nya, termasuk tanggal mengakses.

Cara menulis dalam daftar referensi adalah:

__________________________________________________________________________________________________________________

Widodo, J. [@jokowi]. (2018, 27 Agustus). Asian Games 2018 masih berlangsung sepekan lagi, atlet-atlet Indonesia sudah melampaui target 16 medali emas yang dicanangkan. Hari ini, Indonesia telah mengumpulkan 22 keping medali emas, 15 perak, dan 27 perunggu [Facebook page status update]. Diakses melalui https://web.facebook.com/pg/Jokowi/posts/, 29 Agustus 2018.

__________________________________________________________________________________________________________________

Mengutip Foto Facebook

Misalkan anda ingin mengatakan bahwa pemandangan di jalan Balige menuju Laguboti sangat bagus. Di kiri dan kanan jalan terdapat hamparan sawah dengan latar pegunungan yang tampak biru di kejauhan.  Untuk membuktikan pernyataan, misalkan anda gunakan foto facebook ini.

Dalam daftar referensi, aspek-aspek berikut ini harus tercantum:

  1. Siapa (who) sumber foto:  Bilson Simamora
  2. Kapan (when) status dibuat: 29 Juli 2018.
  3. Apa (what) yang disampaikan: Kalau ada judul, kutip judulnya.  Judul foto adalah: “Hati2, ada alien mendarat di Balige (20/6/18). Kalau tidak ada judul, anda bisa buat sendiri dengan menginterpretasi foto itu tentang apa.
  4. Di mana (where): Berikan URL-nya, termasuk tanggal mengakses.

Penulisan dalam daftar referensi adalah:

__________________________________________________________________________________________________________________

Simamora, B. (2018, 29 Juli). “Hati2, ada alien mendarat di Balige (20/6/18) [Foto Facebook]. Diakses melalui https://web.facebook.com/photo.php?fbid=10156750595503159&set=pb.724548158.-2207520000.1535509603.&type=3&theater, 29 Agutus 2018.

__________________________________________________________________________________________________________________

Mengutip Foto Google Images

Mesin pencari Google sangat membantu dalam menemukan foto atau gambar yang kita butuhkan. Apabila sudah ditemukan, maka dalam daftar referensi, yang perlu kita tampilkan adalah:

Who: Siapa nama fotografer?

When: Tahun foto diambil

What: Apa judul foto? Apabila ada, maka kita menuliskan judul foto. Apabila tidak ada, maka judul foto dapat kita buat berdasarkan ‘foto apa’ yang kita kutip itu.

Where: Dari mana foto diambil?

Aturan umumnya adalah:

Nama akhir fotografer, huruf pertama nama depan, huruf awal nama tengah. (tahun dipublikasikan). Judul [foto, lukisan, kartun, gambar]. Diambil dari URL, tanggal ……….

Contohnya, foto berikut ini yang kita kutip.

Penulisan daftar referensinya adalah:

———————————————————————————————————————–

Riady, E. (2018). Kios Tukang Kunci Milik Agus Wiranto dan Sugitanto [Foto]. Diambil dari https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4199849/cerita-tukang-kunci-yang-berhasil-buka-brankas-wali-kota-blitar?_ga=2.219668697.1568910932.1536206694-1985375452.1519640028, 5 September 2018.

———————————————————————————————————————–

Bagaimana kalau kreator dan tahun publikasi tidak ada?

Dalam karya ilimiah misalnya, anda mendeskripsikan J.Co Donuts. Dalam badan tulisan anda ingin menampilkan logo perusahaan tersebut. Biasanya logo tidak menyertakan nama pembuatnya. Misalkan anda mencari logo dimaksud melalui google dan muncul berbagai logo, seperti di bawah ini:

Yang anda lakukan adalah klik tombol ‘visit‘, artinya anda masuk pada website yang memuat logo tersebut. Ini website-nya:

Maka penulisan referensinya adalah:

[Logo J.Co Donuts] (n.d). Diambil dari https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:J.co_logo.jpg, 6 September 2018.

Mengutip jurnal yang disediakan online.

Selain memiliki versi cetak, umumnya jurnal saat ini juga punya versi online. Journal of Asean Marketing, yang diterbitkan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia termasuk kategori ini. Misalkan anda mengutip tulisan saya pada link ini. Maka penulisan referensinya adalah:

Simamora, B. (2016). Achievement as gift and prestige: Formulating anticipated emotion of others as new determinant of consumer motivation. Asean Marketing Journal, VIII(1), 29-53. Diperoleh melalui http://journal.ui.ac.id/index.php/amj/article/view/9258/67545943, 10 September 2018.

Mengutip Artikel Online Tanpa Nama Pengarang

Misalkan anda mengutip artikel surat kabar online yang tidak ada nama pengarang, yang screenshoot-nya ada di bawah ini dan link-nya di sini.

Maka cara penulisan referensi dalam daftar adalah:

Judul tulisan (tahun, tanggal). Nama surat kabar online yang (dicetak miring). URL dan tanggal diakses.

Untuk artikel di atas, maka cara menulis referensi dalam daftar adalah:

Alasan pentingnya minum susu di setiap tahap kehidupan (2017, 9 Juni). Tempo.co. Diakses melalui https://cantik.tempo.co/read/882920/alasan-pentingnya-minum-susu-di-setiap-tahap-kehidupan/full&view=ok, 9 September 2018.

Dalam badan tulisan, ditulis judul tulisan dengan huruf besar pada setiap awal kata, seperti di bawah ini:

(“Alasan Pentingnya Minum Susu di Setiap Tahap Kehidupan”, 2017).